Monday, September 1, 2014

Balada Hati Gadis 21 Tahun

Posted by Amaliah Khairina at 8:56 AM


TERNYATA BUKAN DIA

Ternyata bukan dia, bukan dia yang selama ini selalu kusebut dalam doaku. Bukan dia. Aku salah.

Salah seorang teman dekatku bilang, “Lia, kamu itu terlalu baik apa terlalu polos apa lugu sih?” Aku hanya menjawab “Aku cuma mencoba untuk positive thinking”
Lalu temanku itu menjawab, “positive thinking sih positive thinking tp jangan berlebihan juga. Kamu bisa aja dimanfaatin. Kamu tu lugu. Jangan mau dibodohin lagi, dikecewain lagi. Kamu udah banyak belajar dari pengalamanmu yang lalu – lalu. Dan hasilnya apa? Kamu kan yang akhirnya disakitin.”
Lalu aku cuma diam…..

Entahlah, entah salah atau benar yang diucapkan teman dekatku itu. Tapi aku memang mengakuinya sebagian. Fakta tentang diriku yang terkadang membuatku geram sendiri dan malas mengakuinya.
Yaitu fakta bahwa aku orang yang mudah memaafkan dan melupakan kesalahan orang yang pernah mengecewakanku, fakta bahwa aku adalah orang yang dengan begitu mudahnya luluh hatinya, mudah tersentuh hatinya, fakta bahwa aku adalah orang yang kerap kali ber-positive thinking, fakta bahwa aku adalah orang yang sulit jatuh cinta, fakta bahwa aku adalah orang yang gak bisa mencintai 2 lelaki sekaligus secara bersamaan, fakta bahwa aku itu  setia dan fakta bahwa aku adalah orang yang susah banget move on.
 
Mungkin kalian yang membaca ini merasa aku sedang membanggakan diriku sendiri, tapi sungguh…. Apa aku bisa bangga dengan sifat – sifat ku itu? Yang dengan sifat – sifatku itu, aku justru kerap kali merasa dikecewakan.

Aku tau, rasa kecewa gak akan muncul kalo kita tidak menaruh banyak harapan pada seseorang/sesuatu, kecuali berharap padaNya. Tapi yang namanya manusia, pasti sedikit banyak pernah berharap pada sesorang, entah pada pasangan sendiri, orang tua, atau teman – teman kita.
Terkadang aku berkata pada diriku sendiri, “you’re too kind, girl”. Tapi sungguh, saat aku mencoba untuk tidak dengan mudahnya memaafkan, ujung2nya pasti aku bakal luluh. Bakal maafin orang itu. Paling gak bisa yang namanya marahan lama – lama, dengan siapa pun. Ya, dengan siapa pun. Hahahahaaa dasar watak bawaan, mau gimana lagi. 

Saat aku akan memutuskan untuk tidak memaafkan sesorang, yang terdengar dari hatiku adalah ”Udahlah, maafin aja. Bakal ngotorin hati kalo kamu benci, dendam atau ga memaafkan orang itu. Menuh – menuhin isi hati aja. Udahlah, Alloh aja Maha Memaafkan hamba – hambanya yang bersalah dan kemudian bertaubat. Masa kamu gak?. Lagian Allah itu Maha Adil, Allah sendiri nanti yang bakal membalas mereka – mereka yang pernah mendzolimi kamu.” 
As simple as that.

Tapi dengan adanya pengalaman – pengalaman yang pernah mampir di hidupku, aku jadi belajar, aku jadi tau. Semakin tau ragam kepribadian masing2 orang. Kalau pun aku tak bisa mengubah watak dan kepribadianku, setidaknya aku bisa mengubah cara berpikir dan berperilaku ku… Terus berusaha mengintrospeksi dan memperbaiki diri.

But overall, aku gak nyesel jadi orang baik. Selama dengan sifat2 baik yang aku miliki, aku bisa membuat orang – orang disekitarku senang, tersenyum, dan bahagia, so I’ll be happy too. Bahagia itu sederhana bukan? 

Biarkan saja mereka yang menyakitimu, yang mengecewakanmu, yang mendzolimi mu pergi satu per satu. Mungkin mereka tak pantas berada di dekatmu. You deserve the best one :)

        
                                                                        
Ditulis saat senja tanggal 27 August 2014

0 comments:

Post a Comment

 

Lukisan Pena Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos